Trip 3D 2N Bali 16 – 18 September 2017 (Day 3)

Hari terakhir setelah berkemas dan check out serta sarapan di hotel, kami menuju daerah Kintamani. Dalam perjalanan ke Kintamani kami mampir di Pura Tirta Empul, sebuah pura di sebelah Istana Kepresidenan Tampak Siring. Di pura ini terdapat kolam dengan pancuran untuk mandi dan berdoa. Sebelum mandi kita harus berganti pakaian dengan kain yang sudah disediakan.

Ritual sebelum mandi

Selain kolam pemandian, ada juga kolam ikan koi
Penjual pisang yang menjajakan dagangan dengan menjunjungnya menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi wisatawan

Perjalanan kami lanjutkan menuju kawasan Kintamani. Di sini kami hanya berfoto di tempat yang sudah disediakan, letaknya ada di pinggir jalan setelah melewati museum geologi. Dari sini kita bisa menikmati indahnya Danau & Gunung Batur. Udaranya yang sejuk membuat kita betah berlama-lama di sini.

Danau dan Gunung Batur

Sebenarnya dari sini kita bisa turun ke Danau Batur dan menyebrang ke desa Terunyan, desa yang terkenal dengan pemakamannya yang unik. Namun karena waktunya tidak memungkinkan maka kami putuskan untuk makan siang saja sambil menikmati pemandangan Danau Batur ini.

Tidak jauh berjalan kami singgah di rumah makan Baling-Baling. Di sini kita bisa memesan ikan bakar/goreng nyat-nyat dengan bumbu khas Bali juga sambal matahnya yang mantap. Dengan harga sekitar 60ribuan per porsi menjadi salah satu pilihan ketika berkunjung ke sini.

Sambil menunggu makanan datang kita bisa memesan secangkir kopi khas Kintamani sambil duduk melihat pemandangan Gunung dan Danau Batur. O iya bekas-bekas lelehan lava gunung api ini masih kelihatan jelas lho. Kita bisa tahu sejarahnya dengan mengunjungi Museum Geologi yang tadi kita lewati.

Tidak jauh dari sini juga terdapat Pura Ulun Danu Batur namun setelah berbincang dengan pemilik rumah makan ini kami memutuskan untuk menuju Desa Adat Panglipuran karena searah dengan tujuan pulang kami.
Di desa ini kita dapat melihat rumah-rumah adat Bali dengan gapuranya yang khas. Para penduduk di desa ini rata-rata berjualan kerajinan tangan serta ada minuman dan makanan. Ada makanan dari ubi ungu yang mirip kue klepon yang wajib dicoba ketika kemari.

Desa Adat Panglipuran
Bersih dan rapi

Akses jalan dari sini ke Denpasar sangat sepi melewati hutan-hutan namun jalannya mulus. Di Denpasar kami mampir sebentar untuk membeli oleh-oleh. Hari sudah sore, kami putuskan untuk kembali makan seafood di daerah Jimbaran. Namun sayang kondisi lalu lintas sangat padat sehingga hari keburu gelap dan tidak bisa menikmati Sunset.

Setelah perut terisi kami segera menuju Bandara dan mengembalikan mobil rental kami. 3 hari menggunakan jasa rental menghabiskan biaya Rp 275.000 x 3 = Rp 825.000,- dan bensin Pertalite Rp 270.000,-.

Itinerary Day 3

  • Sarapan di Hotel Ohana
  • Pura Tirta Empul
  • Berfoto di Kintamani
  • Makan siang di Warung Baling-Baling
  • Desa Adat Panglipura
  • Menbeli oleh-oleh di Denpasar
  • Makan malam di Jimbaran
  • Kembali ke Jakarta

Leave a Reply